Pendidikan dan pelatihan adalah sebuah proses pembelajaran dalam rangka peningkatan kemampuan, pengetahuan, wawasan, sikap dan moral Aparatur Sipil Negara (ASN) agar ke depannya mampu mengemban tugas dan jabatannya dengan baik. Untuk itu Pemerintah kabupaten Gresik telah menyelenggarakan Pendidikan dan Pelatihan Kepemimpinan Tingkat IV (Diklatpim Tk. IV) Angkatan 203 Pola Kemitraan Provinsi Jawa Timur di Kabupaten Gresik yang telah berjalan mulai tanggal 18 Juli sampai dengan 6 Nopember 2018. Peserta diklat berjumlah 40 orang berasal dari OPD di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik dengan perincian laki-laki berjumlah 26 orang dan perempuan 14 orang. Di dalam pelaksanaannya Diklatpim Tk. IV ini dibagi menjadi 5 tahapan yaitu :tahap diagnosa kebutuhan perubahan organisasi, membangun komitmen bersama, merancang perubahan dan membangun tim, laboratorium kepemimpinan dan evaluasi. Disamping pembelajaran kelas, peserta juga mengikuti benchmarking to the best practice ke kota Makasar dengan mengambil 3 (tiga) lokus yaitu : Dinas Pekerjaan Umum, Dinas Pariwisata dan Dinas Lingkungan Hidup.

          Acara penutupan diklat kepemimpinan ini dilaksanakan di Aula Pusdiklat PMI Provinsi Jawa Timur pada pukul 08.00 WIB. Dari hasil rapat kelulusan yang dilaksanakan pada hari Senin tanggal 5 Nopember 2018 telah ditetapkan bahwa diklatpim TK. IV Angkatan 203 dinyatakan tidak lulus nihil dan ditunda kelulusannya nihil sehingga 40 orang peserta dinyatakan lulus semua dengan predikat kualifikasi Sangat Memuaskan sebanyak 19 orang dan Kualifikasi Memuaskan sebanyak 21 orang. Selanjutnya disampaikan juga 5 peringkat terbaik, yaitu : Dr. Yeni Kurniawati (Dinas Kesehatan), Choirul Arief, S.Kom (Dinas pendidikan), Tri Joko Efendi, SH (Bagian Layanan Pengadaan Barang dan Jasa), Lokesjwari Irma Wardhani, S.Sos (Dinas KBPP) dan M. Mukhlis Ariyanto, SE (BPPKAD). Kelima peserta tersebut diberikan sertifikat diklat oleh PJ Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Drs. Nadlif, M.Si. Dalam sambutannya beliau mengucapkan selamat dan berharap inovasi bisa diterapkan dengan baik sehingga Kabupaten Gresik menjadi lebih baik. Di akhir sambutannya beliau berkata "Tidak lupa dalam bekerja hendaklah  on the track dan berdoa sehingga semuanya berjalan dengan baik" 

         Penutupan Diklatpim Tk. IV ini dihadiri juga Kabid sertifikasi dan Evaluasi Bandiklat Provinsi Jatim, Parlindungan, SH., M.Si. Beliau menyampaikan bahwa ASN minimal mengikuti 20 jam pelajaran setiap tahunnya dalam rangka peningkatan SDM yang sesuai dengan UU no 5 Tahun 2015 tentang ASN. Selain itu inovasi ASN juga harus berkembang salah satu contohnya dengan adanya program elearning dimana pembelajaran tidak perlu bertatap muka secara langsung. Di akhir sambutannya Beliau berharap Pemerintah Kabupaten Gresik memiliki gedung diklat yang sesuai dengan standart kediklatan dan khusus alumni diklatpim Tk. IV angkatan 203 agar kembali ke OPD masing-masing dapat memberikan perubahan yang lebih baik. (/Ze)